Jumat, 29 Juni 2012
koin untuk KPK tapi bukan koin untuk rakyat melarat
sekarang ini banyak diberitakan di berbagai media tentang pembanguna gedung kpk yang terhambat akibat belum adanya keputusan dari DPR komisi III. mungkin boleh saja jika ingin menyumbang, tapi coba pikirkan ini kan insitusi negara dan merupakan fasilitas negara, untuk apa kita membayar pajak jika pembangunan sbuah fasilitas negara harus nyumbang lagi. bukannya saya pelit untuk menyumbang, tapi orang indonesia ini bego. tentang koin untuk bilqis itu wajar karna orang tuanya tidak sanggup lagi untuk membiayai rumah sakitnya. lah ini KPK, seharusnya pakai anggaran negara dong bukannya nyumbang. orang indonesia ini ikut-ikutan, karna lagi hangat-hangatnya diberitakan ikut nyumbang. ini menurut pendapat saya, mungkin juga pengen masuk TV karna stiap orang yg meminta sumbangan itu pastinya diberitakan di tv atau diliput oleh tv. kenapa gak kayak KOIN UNTUK RAKYAT MISKIN, atau KOIN UNTUK KORBAN LUMPUR SIDOARJO, masih banyaklah koin yang dibutuhkan oleh orang-orang yang benar-benar membutuhkannya, daripada KPK. bener gak...?? coba pikirkan.
Diberita juga bahwa sumbangan ini menyalahi prosedur. saya kesal juga sama DPR ini, kalau pembangunan gedung DPR langsung setuju untuk dibangun malah milayaran sampai triliunan, gencar sekali malahan ngotot lagi ketua DPRnya bahwa gedung itu dibutuhkan. alasan inilah itulah, buanyaaaaaakkk banget. kinerja aja buruk nauzubilah gak ada maju-majunya, pengen gedung yang mewah. sekalian aja tuh anggota DPR bikin hotel, tidur disana makan disana, toilet 2 milyar kan enak.
ITULAH INDONESIA, DULU SAMA SEKARANG ITU SAMA SELALU DIJAJAH.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar